Kegiatan Penataran Ketamansiswaan bagi Pamong Perguruan Tamansiswa, sebagai upaya pelestarian ajaran dan konsepsi-konsepsi Ki Hajar Dewantara
Dalam rangka melestarikan ajaran dan konsepsi-konsepsi Ki Hajar Dewantara serta untuk membekali para Pamong Perguruan Tamansiswa agar dapat menerapkan dalam tugasnya di Perguruan, maka wajib bagi Pamong Perguruan Tamansiswa Jakarta mengikuti Penataran Ketamansiswaan ini.
Oleh karena itu Perguruan Tamansiswa Jakarta hampir setiap tahun menyelenggarakan Penataran Ketamansiswaan bagi pamong baru.
Inti dari Penataran Ketamansiswaan ialah agar setiap pamong Tamansiswa bersikap Among, meneladani konsepsi Ki Hajar Dewantara tentang Trilogi Kepemimpinan yaitu Ing Ngarsa Sung Tuladha -Di depan menjadi teladan yang dapat diikuti dan dipercaya; Ing Madya Mangun Karsa -Di tengah-tengah memberikan motivasi, dorongan semangat dan membangun kemauan; Tutwuri Handayani -Di belakang memberikan keleluasaan dan kemerdekaan berkreasi, berkarya dengan tetap memberikan pengawasan berupa kontrol dan koreksi agar kemerdekaan itu tidak menimbulkan gangguan terhadap tertib damainya hidup bersama.
Oleh karena itu Perguruan Tamansiswa Jakarta hampir setiap tahun menyelenggarakan Penataran Ketamansiswaan bagi pamong baru.
Inti dari Penataran Ketamansiswaan ialah agar setiap pamong Tamansiswa bersikap Among, meneladani konsepsi Ki Hajar Dewantara tentang Trilogi Kepemimpinan yaitu Ing Ngarsa Sung Tuladha -Di depan menjadi teladan yang dapat diikuti dan dipercaya; Ing Madya Mangun Karsa -Di tengah-tengah memberikan motivasi, dorongan semangat dan membangun kemauan; Tutwuri Handayani -Di belakang memberikan keleluasaan dan kemerdekaan berkreasi, berkarya dengan tetap memberikan pengawasan berupa kontrol dan koreksi agar kemerdekaan itu tidak menimbulkan gangguan terhadap tertib damainya hidup bersama.
| Komen |
|
Powered by !JoomlaComment 3.26





